27 Januari 2011

Mengenang Kenangan, terbenam Kala Mentari Terang


Dulu, tepatnya hari ini, 4 Desember
Kampung ku gemuruh, suara orang mendayu-dayu
Melantukan kalam ilahi, larut dalam alunan ayat-ayat surat Yaasin
Orang kampong ku bersatu, berpadu dalam irama lantunan kalam Ilahi
Membaca ayat-ayat yang sama, suasana menggema, menggema
Mengisi setiap sudut jalan setapak

Dulu, kampung ku berasap,
Ibu-ibu sibuk memasak, memasak ala kadar
Khenduri buat mereka yang mengaji
Tak ada aktivitas, yang ada hanya berbaur dalam dekapan meunasah tua
Bersua bersama, juga di meunasah tua

Kala itu, 4 Desember mendayu-dayu
Kadang, hati pun gelisah, susah
Menanti gerangan apa terjadi hari ini
Ada tidak, suara bedil beralun-alun, bertalian
Mengiringi perjalanan anak manusia dalam negeri

Kini, rasa itu hanya menjadi kenangan
Kenangan yang ku rasa terbenam kala mentari kian terang
Terang, menerangi jelan setapak yang dulu pernah kelam
Ku kembali rindu, menanti alunan suara mendayu-dayu
Kampung ku, ku rindu!

Itu dulu, sekarang jalan setapak mulai tenang,
tak ada lagi yang lalu lalang.
Sekarang, jalan mewah bertebaran, dilalui mobil-mobil indah menawan,
disupiri penghuni jalan kelam.


Tulisan ini untuk mengenang 4 Desember 2010

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tuliskan tanggapan anda,,dan saya ucapkan Terimakasih